Ionic Framework

Don’t mind me, just writing things since I might use it again in the future.

Your app can’t access internet, even though you have set the permission in the manifest?
http://docs.ionic.io/docs/cordova-whitelist
ionic plugin add https://github.com/apache/cordova-plugin-whitelist.git

Ruby Gem Fix SSL Certificate Verification Error

How to fix error and get back to https with ssl:
The reason is old rubygems. So we need to remove ssl source to be able to update gem –system which includes rubygems and so on. after this we can feel free to get back to ssl source.

gem sources -r https://rubygems.org/ - to temporarily remove secure connection
gem sources -a http://rubygems.org/ - add insecure connection
gem update --system - now we're able to update rubygems without SSL

after updating rubygems do vice versa

gem sources -r http://rubygems.org/ - to remove insecure connection
gem sources -a https://rubygems.org/ - add secure connection

Now you’re able to update gems using secure connection.

gem update

http://stackoverflow.com/questions/10246023/bundle-install-fails-with-ssl-certificate-verification-error/10430331#10430331

Workaround RubyGems’ SSL errors on Ruby for Windows (RubyInstaller)

Intip Rok Wanita Dengan Bersembunyi di Selokan, Seorang Pria Ditangkap

man-hides-in-gutter-women-skirts-japan-01

Berita ini memang sudah lama, tahun 2013, tapi menarik perhatian saya yang baru saja membacanya. Selain inovatif dan maju, Jepang juga terkenal dengan pria-pria hidung belangnya. Seorang pria asal Kobe, Jepang ditangkap karena melakukan kejahatan yang unik dan bisa dibilang jenius.

Hirai Yasuomi (26), dilaporkan ke polisi setelah seseorang mendapatinya tiduran terlentang di sebuah selokan pinggir jalan untuk mengintipi rok-rok wanita yang lewat diatasnya. Tentu saja, tidak seperti di Jakarta, selokan di Jepang bersih dan ada tutupnya yang garis-garis seperti di komik Doraemon.

Meski banyak orang mengutuk perbuatan tercelanya dan berharap pria tersebut dihukum berat, netizens juga memberi pujian atas antusiasme dan determinasi pria hidung belang tersebut.

Bocah Kipas Angin Yang Bodoh

Dulu saya pernah ngepost di blog teman saya, judulnya sepuluh alasan tidak membeli macintosh. Ahahaha sebetulnya malu kalo diinget-inget, dulu kita orangnya negatif, kalo nggak suka ya mendingan dijelek-jelekin. Namanya juga bocah kipas angin (fanboy). Jadi harap maklum.

Baiklah, sekarang zamannya sudah berbeda, ceritanya saya dah banyak belajar. Walaupun masih pemula, saya sedikit-sedikit bisa lah mbikin website walaupun kurang rapi dan culun. Nah karena saya miskin, saya waktu itu belajarnya pakai PC Pentium Empat Seleron sama Windows bajakan. Kadang-kadang suka sok keren pake Linux, biar kalo ada orang mendekat kita bisa pamer lagi ngetik command di konsolnya. Padahal cuma ngetik ping google.com. Itu juga ga konek ke internet… huuu norak ya.

Kemudian setiap saya belajar dari screencast pasti tutorialnya pakai Macintosh. Selama ini saya ngetik kode (kalau kata teman saya nulis diari) pake notepad plus plus. Bukan pijat plus plus. Notepad plus plus ini cukup mumpuni. Sederhana, ringan dan gratis.

Kemudian saya melihat ada teman menggunakan apple macbook pro. Bagus bukan main ini. Kalau flipnya dibuka terus kamar lagi gelap, lampu di keyboard nyala. Waktu itu teman saya yang juga front end developer menggunakan Textmate untuk mengetik kodenya. Textmate itu cakep dan fungsional, pokoknya enak deh. Terus ada OmniGraffle yang cuma ada di Mac, disini kita bisa membuat sketsa design web kita dengan mudah.

Begitulah teman-teman, Macintosh itu tetap nomor satu untuk develop web, karena toolsnya banyak. Tapi jika teman-teman suka bermain game, maka Macbook Air itu hanya bisa dijadikan mousepad untuk mousenya PC. Apalagi jika teman-teman sukanya belanja di steam, wah sudah pasti Macbook teman-teman akan diolok-olok oleh pengguna Alienware.

Nah tapi itu kan cuma contoh bahwa membeli sesuatu harus sesuai kebutuhan. Jadi nggak ada yang baik dan buruk. Kalau mau facebookan sama twitteran doang ya beli aja netbook murah-murah yang kecil-kecil itu sudah cukup bgt. Kalau mau main game beli aja Alienware, harganya hampir sama lah kayak Apple tapi bisa main game kelas berat.

Sebetulnya Sepuluh Alasan Tidak Membeli Macintosh juga bisa dibalik menjadi Sepuluh Alasan Membeli Macintosh:

1. Super Mahal
Lhoo, barang bagus ya biasanya mahal.

2. Spare part sulit
Ndak juga, namun yang jelas mahal. Tapi ndak papa ini barang bagus jadi wajar kalo mahal, ngerrii lho.

3. Bukan Windows
Jaman sekarang ini, pake Windows itu harus latihan sabar. Spywarenya banyak (illvid-illvid apa itu suka nyebelin), loadingnya lambat, belum lagi ada virus. Jadi daripada pakai jendela yang nggak ada kusennya ya mendingan pakai yang lain.

4. Tidak bisa main game kebanyakan
Lha, sudah tua kebanyakan main game ndak baik… batuk ntar.

5. Tidak bisa dioprek
Lho, kalau mampu mbengkel ke Apple Store ngapain kotor-kotoran sendiri.

6. Pasti built up
Masa sudah beli mahal-mahal kok buatan sini apa buatan Cina, emoh… Kalau mahal ya mesti built up. ngerrii lho.

7. Sulit diupgrade
Siapa bilang, bisa kok, asal kantungnya tebal. Tapi ndak papa, ini barang bagus jadi wajar kalo mahal, ngerrii lho.

8. Tidak bisa beralih fungsi
Lha ini keliru, Mac Mini bisa dijadikan server lho. Terus Mac Pro itu walaupun mirip tong sampah, tapi specnya mumpuni banget. Bisa bikin server IBM di rak lain minder.

9. Service center kurang
Dulu iya mungkin, sekarang sih banyak. Tinggal pilih.

10. Accessories Mahal
Lhoo, barang bagus ya harus mahal, ngerrii lho.

Jadi teman-teman, tidak baik dan tidak produktif menjelek-jelekan produk lain ya. Posting saya yang dulu itu postingan bocah kipas angin, jadi ya mohon maklum. Eh tapi jangan salah saya suka lebih Android, ahahahahaha (tertawa antagonis).

Masa Depan Blackberry yang Suram

Sini saya kasih tau ya buat pengguna Blackberry. Summer nanti Blackberry Messenger (BBM) akan rilis untuk Android dan IOS, semua orang berebutan install. Pengguna BB yang merasa BB nya hanya untuk BBM akan pindah ke Android atau telepon lain yang jelas-jelas handset dan bulanannya lebih murah (note: BB Z10 sudah tidak menggunakan BIS, namun pengguna BB sebelum Z10 di Indonesia masih buanyaaak, dah kebanyakan ABG masih sedang mengumpulkan uang jajannya untuk membeli Z10).

Setelah pindah ke Android atau IOS dan menginstall BBM, pengguna BB yang migrasi ke handset baru tadi ngerasa Whatsapp atau Messenger lainnya jauh lebih baik dari BBM yang buggy, ditambah lagi pengguna Whatsapp sudah banyak dan mungkin saja enggan beralih ke Blackberry Messenger. Sayang sekali saudara-saudara, walaupun usaha RIM yang patut diberi 1000 yen ini bagus, namun momentumnya sudah tidak tepat lagi.

Tengoklah di luar sana banyak sekali mobile Operating System open source bermunculan. Ubuntu punya, Firefox ada, kemudian ada Tizen yang walaupun open source, Samsung dan Intel mendanainya dengan semangat 45.

Operating System dan berbagai software sudah ada. Jadi siapapun bisa membuat smartphone. Kalau tiba-tiba ada HP merk ComberanTech atau ijibPhone beredar di pasaran jangan heran kawan. Saya aja heran ada Handphone merek Oppo. Opo kui?

Pranala Luar:
http://www.ign.com/articles/2013/05/14/blackberry-messenger-app-coming-to-android-and-ios
http://www.theverge.com/2013/5/14/4330122/blackberry-bringing-bbm-to-android-ios-this-summer

Sharing Files dari PC ke Android Platform

Begitu banyak file-file lucu dan kadang-kadang saru yang ingin saya bawa-bawa kemana-mana di device android saya. Tapi saya males colok-colok, soalnya USB nya dibelakang dan CPU nya gede pisan, maklum komputer tua.

Jadi saya punya dua desktop PC yang saling terhubung dan sebuah wireless access point untuk device-device wireless termasuk android saya, serrr… Caranya gampang, pergi dulu ke pasar android (android market), terus cari apps yang namanya AndSMB Baca lebih lanjut