Kenapa Tukang Bakso Lebih Keren dari Pegawai Kantoran

Jangan marah lagi ya, ini kan cuma becanda. Saya suka bakso jadinya sekali-kali belain bakso saya, maksudnya tukang bakso.

Tukang Bakso
Pegawai Kantoran
Pendidikan relatif tidak perlu terlalu tinggi, tamat SD juga bisa. Pendidikan minimal D3, SMU agak susah, SD nggak bakal diterima jadi pegawai.
Modal kecil, tidak perlu investasi sekolah-sekolahan. Investasi besar, harus ikut sekolah-sekolahan minimal Dorong-dorong Dus (D3).
Pendapatan, practically unlimited. Semakin enak dan semakin giat berdagang, keuntungan semakin tinggi. Pendapatan, sudah dipatok perusahaan. Apalagi pemula, buat ongkos sama makan aja dah berat.
Pekerjaan tukang bakso lebih menantang dan jantan, tiap hari membawa bom berwarna hijau yang dijuluki tabung gas. Pegawai biasa cuma bisa bawa name tag sama kertas-kertas, challenging? Eh, not so much..
Sahabat bagi wanita-wanita yang sedang PMS. Cewek-cewek PMS selalu craving makanan sejenis bakso, pedas dan panas. Musuh bagi wanita-wanita yang sedang PMS. Cewek-cewek PMS males banget lah liat pegawai-pegawai metroseksual yang cuman keren pas awal bulan.
Ada lagu anak-anak untuk tukang bakso. It’s so cuuuuteee. Tidak ada lagu anak-anak tentang pegawai kantoran. Coba anak-anak suruh nyanyi: “Abang tukang kantor mari dong kemari aku mau beli.” Wow, ntar pedobear pada seneng
Semakin sukses dan terkenal tukang bakso, pelanggan tetap akan menjulukinya dengan berbagai sebutan sayang dan sangat personal. Misalnya, bakso pak brewok, bakso mas slamet, bakso pak gendut. Bahkan di sebuah kedai di kampung saya Purwokerto ada baksonya pak RT, Kinky right? I know… Semakin sukses pegawai kantoran, semakin jarang pulang ke rumah dan istri sudah mulai tidak memanggilanya dengan panggilan sayang lagi.
Have more balls than anyone can count. Have only two sometimes unshaved balls.

3 thoughts on “Kenapa Tukang Bakso Lebih Keren dari Pegawai Kantoran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s