Resident Evil 5

Resident Evil 5 Game Poster

Resident Evil 5 Game Poster

Seri terbaru genre survival horror dari Capcom ini sebetulnya sudah lama keluar. Tahun 2009. Tapi karena komputer saya yang baru-baru ini diupgrade, akhirnya baru tahun 2011 bisa saya coba. Game ini penuh dengan ketegangan baru dengan resep gameplay yang lebih baik.

Story:

Chris Redfield

Chris Redfield

Chris Redfield(yap, The Chris Redfield from RE1) adalah seorang agen BSAA (Bioterrorism Security Assessment Alliance) yang bertugas menangani penyalahgunaan senjata biologis. Chris ditugaskan ke Afrika di sebuah kota kecil bernama Kijuju. Disana Chris bertemu dengan partnernya, seorang native Afrika bernama Sheva Alomar. Bersama Sheva, Chris ditugaskan untuk menangkap Ricardo Irving, seorang penyelundup B.O.W (Bio Organic Weapon). Namun situasi memanas ketika Reynard Fisher, kontak mereka di Afrika dieksekusi oleh penduduk lokal yang terinfeksi.

Gameplay:

Resident Evil 5 memiliki gameplay mechanic yang sama dengan Resident Evil 4. Third person camera with over the shoulder angle. Seperti juga RE4, laser scope di RE5 membantu pemain menarget bagian tertentu dari majini (sebutan untuk penduduk lokal yang terinfeksi). Shoot in the head, they’ll die instantly atau mungkin makhluk menjijikkan keluar dari tubuh majini. Shoot in the leg, they’ll flunk and stop their movement.

Sheva Alomar

Sheva Alomar

Tapi yang paling menarik dari RE5 adalah sistem inventory yang baru. Di tengah permainan walaupun kita bisa membuka inventory, para majini itu tidak akan menunggu kita mengganti senjata, menyembuhkan luka, atau mengambil granat. Jadi ketika membuka inventory, game tidak akan di pause sehingga memberikan perasaan terdesak dan ketegangan konstan pada saat sekumpulan majini menyerang kita.

Keberadaan partner juga membawa permainan ke level yang lebih menyenangkan. Sheva, tidak seperti Ashley di RE4, tidak perlu dijaga. Sheva bisa menjaga dirinya sendiri, walaupun jika dipersenjatai dengan Rifle cenderung membuang-buang peluru. Tapi menyenangkan punya partner yang siap siaga melindungi kita. She’s good with sniper rifle though. Her AI accuracy sometimes amaze me. Game juga akan terasa lebih menyenangkan jika dimainkan berdua via co op Multiplayer mode.

Graphic:

Chris and a Horde of Majini

Chris and Horde of Majini

Kalo yang satu ini jangan ditanya lagi deh. Saya main di PC tapi dengan grafis sedetail itu, loadingnya cenderung cepat. Jika melihat tubuh Sheva yang seksi dan kulitnya yang eksotis itu, saya suka lupa kalau dia cuma karakter game. Cutscene dan in game hampir tidak ada bedanya. It’s flawless (for today’s standard).

So if you’re a fan of zombie and Resident Evil series. Go grab a copy of this game. You won’t regret playing it.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s