Optimizing Your WordPress Installation

Selamat, blog anda jadi terkenal.. orang seluruh Indonesia sekarang membaca semua tulisan anda. Akhirnya anda memutuskan untuk colocation untuk menangani semua trafik-trafik anda. Tapi ternyata semakin hari semakin banyak yang mengakses dan lama-lama website anda jadi superr lambat.

Jangan dulu berpikir bahwa anda kekurangan resources atau hardware anda perlu di upgrade. Mungkin website anda cuma belum optimal. Optimasi WordPress ada berbagai macam, salah satunya adalah:

Mengaktifkan wp cache. Caranya edit file wp-config.php anda dan tambahkan define(‘WP_CACHE’,TRUE’); dimana saja boleh, dibawah define(’DB_COLLATE’, ”); juga boleh. Jika itu belum cukup juga anda disarankan menggunakan:

Menginstall Plugin WP-Super Cache. Recommended plugins untuk website yang super super sibuk dan ramai.

Kenapa cache? Tahukah anda? WordPress itu dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP yang sifatnya server-side. Ketika pengunjung me-request (meminta) halaman tertentu, server akan me-render kode-kode yang diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?> menjadi HTML. Jadi yang kita lihat di browser pasti selalu HTML, semua kode PHP sudah diolah (atau istilahnya di-parsing) menjadi HTML.

Jadi apa yang terjadi? Ketika pengunjung me-request sebuah halaman, server akan sibuk mengolah dan selalu me-render permintaan dari pengunjung. Mungkin jika pengunjung anda sedikit, server masih bisa melayani permintaan, bagaimana jika ternyata dalam sehari pengunjung anda bisa mencapai 20 ribu? Pengolahan dari PHP ke HTML menjadi hal yang sangat mahal dan berharga. Tiap pengunjung selalu meminta request baru.

Kemudian timbul pertanyaan; bagaimana jika halaman yang sudah pernah diolah disimpan dulu sementara waktu dan digunakan untuk melayani pengunjung lain yang mengakses halaman yang sudah pernah diolah itu? Jadi ketika pengunjung A mengunjungi homepage sebuah website, server akan mengolahnya menjadi HTML, tapiii file HTML itu tidak langsung hilang, melainkan disimpan di dalam server dan digunakan untuk melayani pengunjung B yang juga mengakses homepage website tersebut.

Itulah yang disebut dengan caching (bukan cacing). Dengan caching, proses pengolahan di server akan jauh berkurang sehingga mengurangi beban server dan akhirnya menambah kinerja dan kecepatan website.

Caching website wordpress anda adalah salah satu dari sekian banyak cara untuk mengoptimalkan kinerja website anda. Masih banyak lagi PR yang harus dikerjakan untuk meningkatkan kinerja. Tapiii, to be continued ya… besok-besok kalo nggak capek kita belajar dikit-dikit optimasi via expires header di htaccess. Dikit-dikit yak, soalnya saya juga cuma tahu dikit.

Buat yang ingin mencari dan riset sendiri, kata kuncinya di google:

optimizing wordpress, add expires header, wp super cache, mysql optimization, mysql tweaking

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s